Siapa Sangka, Gampong Jawa Aceh Tadinya Adalah Tempat Pembuangan Sampah

Akhir-akhir ini ada tempat yang sedang viral bernama Gampong Jawa Aceh. Gampong Jawa adalah sebuah nama tempat pembuangan akhir (TPA) yang ada di Aceh. Mungkin Anda penasaran mengapa tempat pembuangan akhir bisa menjadi viral bukan? Hal itu tidak lain karena tempat pembuangan akhir ini kini disulap menjadi tempat wisata yang apik. Penasaran? Yuk ikuti ulasannya berikut ini.

Dulu tempat ini tidak begitu menarik. Hanya tumpukan sampah saja yang bisa dilihat oleh warga sekitar. Gampong Jawa ini menampung sampah-sampah dari seluruh penjuru Aceh. Letaknya yang ada di pinggir laut membuat pemerintah setempat melihat potensi besar yang ada di Gampong Jawa ini. Berikut fakta-faktanya

4 Fakta Gampong Jawa Aceh, Dulu Tempat Pembuangan Akhir Sekarang Kece Abis

Memiliki nama lain Pasie Gampong Jawa

Siapa Nyangka, Gampong Jawa Aceh Tadinya Adalah Tempat Pembuangan SampahGampong Jawa merupakan nama desa di kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh. Orang-orang lokal juga menyebut tempat wisata baru ini dengan nama Pasie Gampong Jawa. Siapa yang menyangka, jika tempat yang dulu dikenal sebagai TPA kini bisa menjadi tempat wisata bagi keluarga. Di akhir pekan seperti hari Sabtu dan Minggu, tempat ini begitu digandrungi oleh remaja dan sejumlah keluarga yang tengah liburan. Biasanya akan ramai jika menjelang petang karena banyak yang tertarik dengan pemandangan sunset nya.

Kampung Nelayan

Di Gampong Jawa selain dikenal sebagai TPA juga merupakan tempat nelayan mencari ikan. Setiap hari para nelayan berbondong-bondong membawa perahu dan jaring bersiap-siap mencari ikan. Itu menjadi pemandangan menarik tersendiri bagi para wisatawan lokal maupun wisatawan interlokal. Biasanya para nelayan melebur menjadi satu dengan para wisatawan sehingga menjadi pemandangan apik tersendiri.

Terdapat tradisi menarik

Siapa Nyangka, Gampong Jawa Aceh Tadinya Adalah Tempat Pembuangan SampahGampong Jawa ternyata bagaikan berlian yang baru dipoles. Ditemukan berbagai keindahan menakjubkan berupa alam dan kebudayaan. Seperti halnya tradisi unik yang terdapat di Gampong Jawa. Para nelayan yang mencari ikan menghidupkan tradisi ini dan diberi nama tradisi Tarek Puket. Tarek dalam bahasa Indonesia berarti tarik sedangkan pukat artinya jala atau jaring.

Nelayan terbagi menjadi dua kelompok dengan anggota lima orang. Nelayan-nelayan tersebut naik perahu dengan jarak 500 meter dari bibir pantai. Pukat atau jala yang dibawa kemudian dilempar ke laut secara melingkar, sedangkan ujung jalanya tetap berada di bibir pantai. Pukat tersebut kemudian ditunggu agak lama dengan maksud supaya ikan-ikan terjebak ke dalamnya.

Setelah dirasa cukup, kelompok nelayan yang terdiri dari lima orang kemudian menarik jala tersebut dari bibir pantai. Butuh waktu kurang lebih dua jam bagi petani untuk mengangkat semua jala beserta ikan di dalamnya dari tengah laut. Pemandangan tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang menyaksikannya.

Dibangun kafe untuk bersantai

Anda tidak perlu khawatir haus atau kelaparan di sana karena di Gampong Jawa juga dibangun kafe-kafe yang siap menemani Anda kapanpun. Kafe-kafe yang dibangun mirip balkon di sepanjang pantai juga menambah pesona dari pantai ini.

Jadi, Anda bisa bersantai di sana bersama dengan sahabat atau anggota keluarga Anda. Untuk yang ingin menikmati Gampong Jawa pada malam hari, tidak perlu khawatir gelap dan sepi karena kafe-kafe ini akan tetap buka meskipun pada malam hari. Syahdu sekali bukan?

Membicarakan tempat wisata di Aceh tidak akan afdol jika tidak mengulik makanan tradisional di sana. Apalagi Aceh memang terkenal akan makanan tradisionalnya yang lezat. Penasaran makanan apa yang terkenal di daerah Kuta Raja, Gampong Aceh? Yuk simak.

 

6 Rekomendasi Makanan Khas di Kuta Raja Gampong Jawa Aceh Bagi Wisatawan

Soup Sumsum Kuta Raja

Sop sumsum Kuta Raja bisa menjadi salah satu alternatif jika Anda sedang berada di Aceh. Sebelum pergi ke Gampong Jawa akan lebih baik kalau mengisi perut terlebih dahulu. Sop sumsum Kuta Raja ini sangat terkenal di kalangan pecinta kuliner.

Gurih sumsum dari tulang sapi tentu tidak ada yang bisa menolaknya, disiram dengan kiah kaldu semakin membuat Sop ini begitu banyak peminatnya. Selain sop sumsum ada juga sop lain yang tak kalah menggugah selera seperti sop buntut, sop daging, sop iga dan lain sebagainya.

Mie Aceh

Tentu Anda sudah banyak mendengar tentang kuliner khas yang satu ini. Selain ikonik, rasanya juga tak kalah sedap. Banyak wisatawan luar Aceh yang memburu kuliner ini. Ada juga yang bilang, belum ke Aceh kalau belum pernah merasakan mie aceh.

Jika Anda pecinta seafood maka akan dimanjakan dengan topping kepiting besar. Namun jika Anda alergi dengan berbagai makanan seafood, tidak perlu khawatir karena mie aceh juga terdapat topping daging ayam.

Rujak Aceh

Habis makanan berat, tentu setelah itu perlu makanan penutup yang segar-segar. Rujak Aceh bisa menjadi pilihan Anda untuk menyegarkan kembali pikiran, apalagi jika Anda adalah pecinta buah masam.

Berbagai macam buah seperti timun, mangga, pepaya, jambu dan lain-lain disiram dengan saus rujak khas Aceh. Selain itu agar tambah segar biasanya disajikan dengan serutan es. Jadi ngiler kan membayangkannya?

Kopi Aceh

Nah, untuk kuliner yang satu ini bisa dijadikan oleh-oleh khas Aceh. Kopi Aceh sudah terkenal bahkan ke mancanegara. Jika Anda ingin membawa kopi Aceh sebagai oleh-oleh, tidak perlu khawatir karena kopi ini bisa ditemukan di manapun apalagi di kawasan wisata.

Lepat

Lepat merupakan salah satu kue tradisional khas Aceh. Kue ini terbuat dari ketan. Isinya adalah parutan gula merah di dibungkus daun pisang. Setelah matang, Lepat disajikan dengan parutan kelapa yang telah disangrai.

Rasanya manis dari gula merah dan gurih dari ketan dan parutan kelapa sangrai. Kue ini biasanya ada di saat perayaan tertentu. Namun bagi wisatawan bisa menemukannya di tempat oleh-oleh.

Kembang Loyang

Kembang Loyang ini mirip dengan kembang goyang makanan khas Jawa Timur. Kembang loyang juga biasa dijumpai di tempat-tempat hajatan atau perayaan hari besar tertentu. Bentuknya khas seperti bunga dan bercita rasa manis gurih. Camilan ini cocok untuk oleh-oleh khas.

Nah, bagi Anda yang tertarik dengan Gampong Jawa dan berniat mengunjunginya berikut informasi rute dan lokasi Gampong Jawa

 

Berikut Informasi Seputar Lokasi Gampong Jawa Aceh dan Tiket Masuk

Lokasi dari tempat wisata ini terletak di Kelurahan Gampong Jawa, Kuta Raja, Banda Aceh. Pantainya berada di sepanjang jalur Ulee Lheue sampai Gampong Jawa. Karena terletak di sepanjang pantai, wisatawan tidak perlu membeli tiket alias gratis. Bagi Anda yang memakai motor bisa diparkir di sepanjang jalan.

Wisatawan juga dipersilahkan untuk memilih tempat duduk-duduk sesuka hati. Bisa di pasir pinggir pantai atau di kafe. Karena masih baru tempat wisata ini masih membutuhkan perbaikan. Demikian informasi seputar tempat wisata unik yang satu ini. Ajak keluarga dan teman Anda untuk berwisata ke Gampong Jawa Aceh.

Yuk tinggalkan jejakmu dan komentar ya