Menikmati Pesona Pantai Pasir Kadilangu Yogja

Menjadi pintu gerbang transportasi internasional menuju Daerah Istimewa Yogyakarta, Kabupaten Kulon Progo juga mulai membangun destinasi wisata baru. Selain proyek bandara baru yang sebentar lagi akan beroperasi, kehadiran tempat wisata baru di Kulon Progo juga untuk menarik wisatawan berkunjung di sebelah barat Yogyakarta. Pantai Kadilangu, alternatif wisata di Kulon Progo yang menghadirkan pantai dengan nuasa syahdu nan romantis. Berikut ulasan mengenai pantai pasir Kadilangu.

Pantai Pasir Kadilangu Jogja

Sebagian orang beranggapan bahwa wisata pantai di Yogya hanya terdapat di daerah Gunung Kidul maupun Bantul. Sedang untuk kawasan Kulon Progo, tempat wisata yang lebih dikenal adalah spot perbukitan Menoreh. Kali ini Kulon Progo hadir dengan destinasi wisata pantai yang baru, ditambah dengan kreatifitas pembangunan yang terbuat dengan bahan-bahan yang berasal dari alam. Pantai pasir Kadilangu yang kini menjadi ramai dikunjungi karena tambahan obyek wisata, dan terutama berkunjung kesini tidak perlu mempersiapkan budget yang terlalu mahal.

Pantai pasir Kadilangu kini hadir dengan hutan mangrove didalamnya. Keberadaan hutan mangrove disini, ada bukan karena tiba-tiba. Spot lokasi baru ini merupakan hasil penelitian dari mahasiswa universitas Gajah Mada. Lalu dari penelitiannya, dikembangkan lah hutan mangrove dari menanam tumbuhan seperti rhizophora atau tumbuhan bakau. Dengan batang yang besar, setidaknya keberadaan hutan mangrove juga bisa menahan abrasi, sedangkan daunnya yang hijau mengkilap, dapat menambah pemandangan yang bisa dinikmati wisatawan. Inisiatif dari mahasiswa UGM, disambut baik oleh masyarakat desa sekitar, yang kemudian dibuka untuk menjadi obyek wisata,

Pantai Pasir Kadilangu. Twitter/@hosea_albert

Lokasi pantai pasir Kadilangu ini cukup jauh dari pusat kota Yogyakarta, karena dusun pasir Kadilangu, Kelurahan Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulon Progo, berada di perbatasan dengan kabupaten Purworejo. Jarak yang ditempuh bila dari Sleman, sekitar dua puluh lima kilo meter atau selama satu setengah jam perjalanan untuk sampai di lokasi ini. Rute pantai pasir Kadilangu bisa anda tempuh dengan dua alternatif jalan. Dari Maliboro, anda bisa mengambil jalan Wates sampai bertemu dengan pertigaan patung kuda, lalu ambil kiri untuk arah Purworejo. Lalu menyusuri jalan Wates – Purworejo sampai arah pantai Congot. Lalu anda akan sampai di pertigaan lagi, dan tetap lurus sampai melewati jembatan, lalu belok kiri menuju Desa Jangkaran. Pantai pasir Kadilangu juga dapat anda tempuh melalui Bantul. melewati jembatan Srandakan, terus mengikuti jalanan menuju pantai Glagah, kemudian rute yang sama setelah pertigaan pantai Congot.

Baca Juga  Relaksasi Diri di Kebun Buah Mangunan Yogyakarta

Jembatan Bambu

Untuk bisa sampai ke Kabupaten ini, dari pusat kota Yogya bisa menggunakan angkutan umum seperti bus ataupun kereta api lalu melanjutkan dengan transportasi lokal. Tetapi saran kami jika tidak bisa menggunakan kendaraan pribadi ada baiknya menggunakan kendaraan sewa karena selain bisa hemat waktu tentunya bisa mengunjungi tempat menarik lainnya yang ada di kabupaten ini. Ada beberapa rekomendasi tempat menyewa mobil yang memiliki tingkat kepercayaan, reputasinya yang tinggi dan memiliki Harga Rental Mobil yang kompetitif serta bisa di pesan atau disewa secara online salah satunya adalah Trac Astra.

Berkunjung disini, wisatawan tidak akan dipungut harga yang dapat menguras uang makan selama sebulan. Sangat terjangkau apalagi untuk pelajar maupun mahasiswa yang mendominasi pendatang di Kota Pelajar ini. cukup Rp 3000 saja, dan biaya parkir Rp 2000 untuk sepeda motor, Rp 5000 untuk mobil, anda bisa menikmati pantai yang begitu tenang, tanpa gemuruh ombak yang terkadang menakutkan.

Menara Eiffel versi Pantai Kadilangu. Instagram/anwarroesdy007

Selain keberadaan hutan mangrove yang pastinya bisa menjadi latar foto yang back to nature. Pantai pasir Kadilangu juga memiliki spot-spot hasil kreatifitas warga sekitar. Memasuki Hutan Mangrove, pengunjung juga akan sekaligus menyusuri Sungai Bogowonto, terdapat juga jembatan bambu yang dirakit dengan keamanan yang tidak perlu dikhawatirkan. Jembatan ini popular dengan nama jembatan api-api. Menyusuri jembatan ini, terdapat juga spot jembatan yang dapat dijadikan spot untuk berfoto, terutama untuk anak-anak muda yang sedang memadu cinta. Namanya jembatan cinta, berbentuk hati di tengah-tengah pantai pasir Kadilangu. Di Jembatan Cinta, terutama di akhir pekan, akan terlihat anak-anak muda menggerumuni bahkan mengantri untuk berfoto bersama pasangannya atau beramai-ramai bersama teman. Tak hanya sampai disitu, destinasi ini juga dikenal dengan Eiffel tower Kulon Progonya. Meski tak setinggi di Negara aslinya, ornament bambu yang dibuat kerucut ini sekilas memang terlihat seperti menara Eifeel. Selain lagi-lagi untuk berfoto, pengunjung diperbolehkan untuk naik keatas menara ini. tak perlu khawatir, semua ornamen bambu disini sudah terjamin aman. Waktu yang baik untuk menaiki menara ini adalah dikala sore hari, apalagi saat cuaca sedang bersahabat, pengunjung dapat langsung melihat sunset di Pantai Pasir Kadilangu.

Baca Juga  Rumah Kurcaci Hingga Rumah Hobbit, Semua Ada di Seribu Batu Songgo Langit

Demikian ulasan mengenai Pantai Pasir Kadilangu, yang memiliki nilai semangat masyarakat desa sekitar untuk melestarikan alam disekitarnya. Tips tambahan untuk anda yang berencana berkunjung kemari, hindari waktu siang hari, panas matahari akan langsung membakar kulit anda. Selamat berwisata.

Yuk tinggalkan jejakmu dan komentar ya