Tips Hemat Wisata Ke Kawah Ijen Ala Backpacker

Tips Hemat Wisata Ke Kawah Ijen Ala Backpacker – Jawa Timur merupakan surga bagi para pecinta kegiatan mendaki gunung karena banyaknya gunung yang indah yang mengelilingi provinsi ini. Semeru menjadi magnet yang luar biasa untuk menarik banyak wisatawan datang berkunjung dengan gelar puncak tertinggi di pulau Jawanya. Bromo juga tidak kalah hebatnya dengan Semeru dengan fenomena pasir berbisiknya untuk mendatangkan banyak wisatawan. Namun, Jawa Timur tidak hanya identik dengan kedua gunung yang luar biasa tersebut, ada satu gunung lagi yang menakjubkan dan wajib dikunjungi, yaitu Gunung Ijen. Daya tarik utama gunung ini adalah adanya kawah belerang yang luar biasa indah di puncak Gunung yang disebut sebagai Kawah Ijen.

Indahnya Kawah Ijen. Photo : goodnewsfromindonesia.id

Kawah Ijen berada di ketinggian 2368 mdpl dari total ketinggian gunung Ijen yang mencapai 2443 mdpl. Kawah ini memiliki air yang berwarna hijau toska yang menandakan tingginya kadar belerang dalam air ini. Kawah tersebut juga memiliki suhu air yang sangat panas mencapai 200 derajat celcius sehingga jangan pernah berpikir sedikitpun untuk menyentuh bahkan berenang di dalamnya. Keindahan pancaran warna air kawah berpadu dengan kaldera yang mengelilingi kawah cantik ini dengan ketinggian 300-500 meter dan luas mencapai 30 km2. Tidak hanya sampai disitu, keindahan yang luar biasa dari Gunung Ijen juga dapat dilihat dari fenomena api birunya (bluefire). Saat anda mendaki dini hari, anda akan menemukan kilauan api biru yang bersinar terang dari dasar kawah. Jika anda tertarik mengunjungi surga lain di Jawa Timur ini, anda bisa menyimak beberapa tips hemat wisata ke Kawah Ijen ala backpacker berikut ini:

Waktu Terbaik Untuk Wisata ke Kawah Ijen Banyuwangi

Saat anda berencana untuk backpacker wisata ke Kawah Ijen, anda sebaiknya memilih pergi pada bulan Juli-September karena masih dalam musim kemarau. Musim kemarau adalah saat yang paling tepat untuk mendaki ke gunung Ijen untuk menghindari risiko jalanan yang licin dan membahayakan keselamatan karena pada dasarnya kontur jalanan setapak dari gunung Ijen ini adalah berpasir. Untuk waktu terbaik saat melakukan pendakian tergantung tujuan masing-masing wisatawan. Jika anda berniat melihat fenomena BlueFire kawah, waktu yang tepat adalah sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Sedangkan jika ingin menyaksikan Sunrise, anda bisa mendaki pukul 04.00 – 05.00 WIB.

Transportasi Murah Meriah ke Kawah Ijen

Kawah ijen yang mempesona. Photo : banyuwangibagus.com

Jika memilih transportasi ala backpacker, anda bisa memilih 2 jalur ke Gunung Ijen. Jalur pertama adalah via Terminal Bondowoso. Dari terminal, anda harus menaiki angkutan desar yang menuju ke kecamatan Sempol dengan tarif sebesar Rp 15.000 dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan ojek menuju ke pos Paltuding dengan tarif Rp 40.000. Jalur yang kedua adalah via Banyuwangi. Dari Banyuwangi, anda harus menaiki angkutan desa menuju ke kecamatan Licin dengan tarif Rp 10.000, lalu melanjutkan perjalanan dengan menumpang truk Belerang yang lewat menuju ke pos Paltuding dengan biaya Rp 5.000 saja per orang. Mulai dari pos Paltuding menuju Kawah Ijen, bisa dilakukan dengan pendakian.

Penginapan dan Hotel Murah di Sekitar Kawah Ijen

Masih dengan liburan hemat ala backpacker, anda tentu harus mengatur pengeluaran anda seminim mungkin. Salah satunya dengan cara memilih penginapan yang tarif kamarnya murah meriah. Beberapa alternatif penginapan murah adalah penginapan yang disediakan Departemen Kehutanan di pos akhir Paltuding atau Guest House dari PTP yang berada di Perkebunan Belawan dan Jampit. Untuk tarif kamarnya adalah Rp 100.000 per malam sedankan di Guest House adalah Rp 135.000 per malam. Jika anda ingin lebih merasakan nuansa pegunungan dan Kawah Ijen, anda bisa berkemah di sana. Selain Guest House yang disediakan pihak Departemen Kehutanan terdapat pula hotel dengan harga yang bisa anda sesuaikan seperti:

  1. Hotel Arabica Homestay dengan tarif mulai Rp 180.000/ malam.
  2. Catimor Homestay dengan tarif mulai Rp 220.000/ malam.

Sebenarnya masih banyak hotel dan penginapan lain di dekat kawah ijen yang bisa dijadikan alternatif seperti Jampit Guest House dan Hotel Ijen Resort namu tarif permalamnya kurang bersahabar untuk kegiatan backpacker dengan budget minim.

Tips Penting Saat Mengunjungi Kawah Ijen

Karena yang kalian tuju adalah tempat dengan kadar belerang yang sangat tinggi maka sangat penting untuk melakukan beberapa persiapan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut ini hal apa saja yang harus kalian persiapkan sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan backpacker wisata ke Kawah Ijen:

  1. Pastikan fisik dan stamina dalam keadaan fit 100%
    Gunung Ijen memiliki ketiggian 2.443 mdpl dengan medan yang lumayan berat ditambah jalan berpasir dan tanjakan dengan kemiringan sekitar 60 derajat.
  2. Jangan lupa membawa jaket dan senter
    Gunung Ijen terkenal dengan hawa dingin serta anginnya yang terbilang “sadis”. Meskipun saat kamu melakukan pendakian akan merasa gerah dan berkeringat tapi percayalah hal itu tudak akan bertahan lama saat kamu sudah berhenti berjalan, bisa di rasa perlu persiapkan juga jas hujan untuk mengantisipas cuaca yang tidak bersahabat. Adapun senter bergfungsi untuk perjalanan pulang menuruni bukit serta menyaksikan fenomena Bluefire dari dekat.
  3. Bawa makanan dan minuman
    Jangan biarkan dirimu kekurangan energi saat mencoba menaklukkan kawah belerang terbesar di Indonesia ini. Suhu dingin mungkin tidak membuat kamu haus namum tubuh tetap butuh cairan agar tidak dehidrasi melawan ganasnya iklim dan racun belerang.
  4. Siapkan masker untuk melindungi pernafasanmu
    Sudah tau kan tingkat kepekatan belerang di Kawah Ijen seperti apa? Jangan sampai kamu sesak nafas atau pusing karena menghirup bau belerang.
  5. Perhatikan tanda dan larangan
    Perlu diperhatikan bahwa anda sedang mendaki salah satu gunung api yang bisa meletus sewaktu-waktu jadi lebih baik untuk mengikuti segala aturan dan larangan serta arahan petugas yang bertujuan menjaga keselamatanmu saat mencoba menikmati salah satu tempat wisata alam Indonesia yang paling banyak di kunjungi ini.

Yuk tinggalkan jejakmu dan komentar ya