Panduan Mendaki Gunung Prau Dieng Wonosobo

Mendaki Gunung Prau Dieng Wonosobo dan menikmati pesona salah satu spot golden sunrise terbaik Indonesia yang bakalan susah ditolak oleh pendaki manapun di Dunia.

Alasan Mendaki Gunung Prau Dieng Wonosobo

Dataran tinggi Dieng di Wonosobo mempunyai banyak cerita yang sepertinya tidak akan pernah habis untuk dibahas. Alam yang begitu sejuk serta hijaunya perbukitan yang bisa Kamu intip dari berbagai sudut di langit-langit desa ini. Perpaduan sempurna ini akan terasa makin lengkap di waktu pagi saat matahari mulai terbit menampakkan sinarnya dari balik Gunung Prau.

Suasan Pendakian Gunung Prau. Photo : Kompas.com

Gunung Prahu atau yang lebih akrab di sapa Gunung Prau Dieng dengan ketinggian 2.565 mdpl sendiri merupakan gunung yang mencakup 3 wilayah di Jawa Tengah yaitu Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Wonosobo. Meskipun tidak setinggi puncak lain yang berdiri gagah mengelilinginya seperti si kembar Sindoro & Sumbing, Slamet serta Unggaran, akan tetapi Prau mempunyai pesonanya sendiri sehingga mampu menarik Anda untuk melakukan pendakian kedua, ketiga, dan seterusnya. Di puncak Gunung Prau terhampar padang rumput yang begitu luas yang membentang mulai dari ujung timur ke barat dengan sedikit pepohonan.

Karena ketinggiannya memang tidak seberapa dan mungkin bisa di daki oleh anak kecil sekalipun, gunung yang mendapat julukan Gunung Seribu Bukit ini selalu dikucilkan dan dipandang sebelah mata oleh mereka yang menganggap diri profesional. Namun keindahan tetap tidak bisa berbohong, puncak kerdil ini bahkan mampu menyihir para pendaki yang sudah pernah merasakan mendaki gunung tertinggi di berbagai belahan dunia.

Waktu Terbaik Untuk Mendaki Gunung Prau Dieng

Indahnya Gunung Prau.

Untuk dapat menikmati sajian Gunung Prau secara lengkap maka sangat disarankan untuk mendaki pada saat musim kemarau karena jalur pendakian akan kering dan tidak becek sehingga sangat aman untuk dilalui. Selain pertimbangan jalur, pada musim kemarau juga akan sangat mudah menentukan lokasi mendirikan tenda di puncak berbeda saat musim penghujan.

Diluar dari kedua faktor teknis yang telah disebutkan diatas mengapa musim kemarau dianggap sebagai waktu terbaik untuk mendaki gunung ini adalah karena pada musim ini langit di puncak akan sangat bersih dan tidak tertutup awan mendung sehingga Golden Sunrise Gunung Prau yang melegenda akan terlihat secara penuh. Tak hanya sampai disitu, musim kemarau juga merupakan pertanda bahwa bunga-bunga di Taman Bunga Daisy mulai bermekaran. Bunga Daisy yang banyak tumbuh di padang rumput di area puncak ini biasanya akan mekar di waktu yang hampir bersamaan membentuk sebuah permadani melengkapi romantisnya suasana sunrise di puncak Gunung Prau.

Gunung Prau dari Jauh. Photo : gemza.my.id

Namun perlu di catat, suhu di puncak gunung saat musim kemarau akan mencapai titik terdingin dan anginnya pun terkadang kurang bersahabat. Oleh karena itu ada baiknya untuk mempersiapkan segala sesuatunya seperti jaket dan baju hangat, obat-obatan pribadi serta masker untuk mengantisipasi debu. Untuk alasan keamanan selalu gunakan sepatu gunung dan bukan sandal seadanya, tidak ada yang tau kapan kecelakaan akan terjadi. Maka lebih bijak jika kita mengantisipasinya sebelum semuanya terlambat. Bagi Anda yang belum mempunyai sepatu gunung dan ingin membelinya dalam waktu dekat, pelajari pula hal yang harus diperhatikan dalam memilih sepatu mendaki agar tetap aman dan nyaman serta mengurangi resiko kecelakaan yang mungkin terjadi. Selengkapnya dapat di baca disiniā€¦

Jalur Pendakian ke Gunung Prau

Bagi kalangan pendaki ada 3 jalur pendakian ke Gunung Prau yang paling sering digunakan yaitu:

  1. Pendakian melalui rute Pranten dari Kabupaten Batang
  2. Pendakian melalui rute Patak Banteng, Dieng Wonosobo
  3. Pendakian melalui rute Kenjuran Kendal

Yuk tinggalkan jejakmu dan komentar ya